
Singgih Susilo Kartono mengharumkan Indonesia lewat desain sepeda bambu Spedagi. Lewat karya itu, Singgih ingin mewujudkan produk berbasis sumber daya desa yang memicu gerakan Revitalisasi Desa Spedagi, gerakan untuk membawa Desa kembali ke harkat dasarnya sebagai komunitas lestari dan mandiri. Singgih menciptakan radio kayu yang dilabeli Magno Wooden Radio pada 2004. Produk ini lantas mendunia hingga ditetapkan sebagai salah satu produk termewah 2008 versi majalah Time.
Singgih juga inisiator Pasar Papringan Ngadiprono Temanggung, yang menjadi salah satu ikon wisata daerah itu. Alumni ITB ini meraih banyak penghargaan antara lain Good Design Award Jepang untuk kategori Innovation/Pioneering & Experimental Design pada 2008 dan Grand Award Design for Asia Award 2008 dari Hongkong Design Centre.